Seonggok
Kisah Pilu Milik Pohon
Ku bercerita pada embun
Yang membasuh daun layuku
Menenangkan pikiranku
Dari seonggok kisah piluku
Ku berbisik pada rumput
Yang meliuk-liuk
Tergelitik angin
Tentang seonggok harapanku
Ku mengadu pada gunung-gemunung
Betapa angkuh mereka kepadaku
Membunuh, memutilasiku
Dengan gigi busuk besi dan senyum
kaku
Ku menangis pada mentari
Karena tirani
Melilit nurani
Kala keegoisan merajai
Ku berteriak pada malam
Dan awan gemawan
Tentang kuburan tanpa darah dan
nisan
Milk saudaraku
Ku terpaku menatap bulan
Tubuhku kaku
Daunku layu
Menanti maut menyapu
Mungkin esok
Aku akan jatuh di tanah ego
Daunku rontok termakan ulat
Dan tanah ini akan menjadi
pemakaman tanpa nisan
Biarkan ruhku yang
bertanya
Pada jiwa tirani dan ego
Sampai kapan mereka akan membuat pemakaman tanpa nisan?

