Dalam kesendirianku di kamar
Saat semua orang telah bungkam
Dan sibuk dengan mimpinya
Hanya bintang-bintang dan bulan yang bercanda
Hanya hewan nocturnal yang menguasai malam
Aku merenung….
Dalam kesendirianku di kamar
Aku berpikir
Dari manakah asalnya wanita itu??
Apakah ia datang dari langit?
Dari apakah wajahnya terbuat?
Apakah dari cahaya putih di
surga?
Dari apakah hatinya dibuat?
Apakah dari baja?
Tapi tidak,, hatinya lembut
Dalam kesendirianku di kamar
Aku mencari buku-buku tentangnya
Di perpustakaan otakku
Jika kusalah, bibirnya tetap melengkung indah
Jika ku marah, wajahnya yang terbuat dari cahaya tetap
bersinar
Jika ku sedih, tangan lembutnya menyentuh pipi
Mengusap butiran bening kepekatan
Jika kurapuh dan dingin, ia mengangkatku dan peluknya hangakan
jiwa dan ragaku
Jika kusakiti hatinya, wanita itu tetap lembut padaku
Jika ku ragu, mantranya meyakinkanku
Hatinya,adalah ruang belajar yang
paling nyaman untuk anak-anaknya
Siapakah wanita itu?
Apakah ia hanya khayalan ?
Tak mungkin, ia hadir dan dapat
kusentuh
Apakah ia malaikat?
Tapi ia tak bisa terbang
Tak punya sayap
Lalu siapakah dia?
Mungkinkah ia malakita tak
bersayap?

No comments:
Post a Comment