Wednesday, October 17, 2012

Amnesiakah Dirimu ??


Amnesiakah Dirimu ??


Apakah dirimu melupakan namaku? Hingga tak pernah lagi menyapaku. Apakah dirimu lupa bagaimana cara membuat lelucon? Hingga kamu tak pernah lagi menciptakan tawaku. Apakah kamu lupa akan alunan nada yang selalu dirimu senandungkan dikala kita bercakap melalui telepon? Amnesia kah dirimu? Apa yang telah terjadi pada kepalamu? Apa yang telah terjadi pada hatimu?.
Kurindukan saat dirimu menyapa lembut diriku dengan nama sapaan khasku, yang membuat seluruh tubuhku lemas dan kekurangan oksigen. Kurindukan saat dirimu membuat lelucon yang membuatku tertawa terbahak-bahak. Kurindukan alunan nada indah petikan senar gitarmu yang selalu kudengar melalui telepon. Kurindukan suara, tulisan jentikan jemarimu, tingkah konyolmu, kurindukan semua tentangmu. 
Aku bertanya pada angin, mengapa dirimu menjadi amnesia dan semakin menjauh? Angin hanya membisu, dan berhembus lembut. Aku berpikir sejenak tentang isyarat yang diberikan oleh angin. Oh, aku tahu maksudnya, dirimu sebenarnya tetap ada di sisiku, merasakan yang sama dengan apa yang kurasakan, hanya saja dirimu membisu. 
Aku bertanya pada semut-semut yang bertransmigrasi dari dinding ke lantai, mengapa dirimu menjadi amnesia dan semakin menjauh? Semut-semut itu tetap saja melanjutkan transmigrasinya, mereka mendengarku hanya saja fokus pada apa yang dicapainya. Aku berpikir sejenak tentang isyarat yang diberikan oleh semut. Oh, aku tahu maksudnya, dirimu mungkin terlalu sibuk hingga tidak memiliki waktu untuk memerhatikan hal-hal yang lain. Baiklah, lanjutkan itu, semoga meraih apa yang dirimu inginkan. 
Adakah disana dirimu bertanya-tanya bagaimana kabarku? Diriku baik-baik saja, disini. Bagaimana dengan dirimu? Kuyakin pasti baik-baik saja, sangat baik malah, karena dalam percakapanku dengan Tuhan, kusebut namamu agar Tuhan senantiasa melindungimu.
Disini, Jiwa yang terkapar lemah karena rindu yang menyerang
Selalu mendoakanmu :)

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

wirhin content