Thursday, May 23, 2013

SENDIRI


SENDIRI

 Kamar berdinding jingga

Malam ini kembali kudengar suara khasmu mengalun indah di telinga. Kita bercerita cukup banyak malam ini. Sesungguhnya ingin kuceritakantentang kisah pilu milikku. Namun lampu tiba-tiba padam. Hingga aku lebih banyak diam. Mengertilah---aku takut gelap. Kumatikan sambungan telepon kita. Dalam gelapnya kamar berdinding jingga kucari setitik cahaya. Tak kudapatkan. Aku terlalu takut saat ini dalam selimut gelap, kupejamkan mataku, memeluk erat boneka pemberianmu, mencoba menghadirkan hal-hal indah dalam benakku. Hingga akhirnya aku tertidur. 

Kamar berdinding jingga 22:38

Aku terbangun. Cahaya lampu kembali menerangi kamar berdinding jingga yang memantulkan kehangatan. Aku tersenyum. Kuraih handphone yang kuletakkan disamping bantal. Aku inign membagi kisah pilu milikku. Beberapa kali aku menanti nada panggilan itu berubah menjadi suaramu. Hingga panggilan keempat barulah suaramu terdengar. Sebelum menceritakan kisah pilu milikku, aku sedikit basa-basi---intermezzo. Oh kamu baru selesai main catur. Aku bersiap untuk cerita, namun kamu menyuruhku untuk tidur. Aku membantah dan masih menyiapkan diri untuk cerita. Namun kembali kau memintaku untuk tidur. Ada seonggok jengkel yang begumal ‘aku ingin cerita’ aku membatin. 

Hingga kuputuskan sambungan telepon begitu saja, selang beberapa menit, kucoba menghubungimu kembali---tidak aktif. Kucoba lagi, begitu sabar aku menanti suaramu mengudara hingga barulah pada panggilan kesebelas suaramu terdengar. Baru saja aku ingin cerita, tentang kisah pilu milikku kembali kamu menyuruhku untuk tidur. Dengan ragu, berat hati, tak ikhlas ku tekan tombol merah. Suaramu tak lagi mengudara. 

Selang beberapa menit, aku menelpon kembali---tidak aktif. Berpuluh kali aku mencoba tapi tetap tidak aktif. Dengan pilu yang kumiliki aku menanti suara operator berganti suaramu. Tapi semu. Mungkin kamu sudah lelap dalam tidur. Dan aku disini, di dalam kamar berdinding jingga bersama pilu yang tertahan tak Jadi untuk kubagi bersamamu.

Selamat malam dear
Sleep well and sweet dreams (:

1 comment:

LinkWithin

wirhin content