Saturday, June 22, 2013

DAHSYAT




Aku ingin berbagi kisah untukmu, Tuan Tampan. Malam ini aku insomnia, seperti malam-malam sebelumnya. Insomnia yang hampir membuatku gila—karena dirimu. Tempat tidurku tak pernah rapi karena aku selalu saja bergerak kesana-kemari dengan penuh gelisah. Sesekali menengadah menatap langit-langit kamar dan kadangkala membenamkan wajahku diatas bantal. Sungguh aku tak suka rasa gelisah. Kamu terus saja memenuhi otakku, seperti asap rokok yang mengepul menyerang dan menggantung di udara. Kata-kata manismu selalu saja berdengung di telingaku, menabuh gendang telinga dengan sempurna, merdu namun membuat galau. Malam-malam begini, disaat sendiri di kamar, rasa rindu itu semakin terasa, memeluk begitu erat, menjerat begitu kuat, dan aku hanya mampu menangis. Dan kureka wajahmu dalam angan.
Aku merindukanmu….

1 comment:

  1. Sepi adalah penghadir kenangan yang paling kejam kakak 😅

    ReplyDelete

LinkWithin

wirhin content